22 Oktober 2013 pukul 08.00 WIB
Pagi ini Jogja cuacanya
bersahabat banget. Saking bersahabatnya, udah mau gue tembak jadiin pacar, tapi
gue takut dia bilang “Kita lebih enak sahabatan aja”. Gue trauma kena
friendzone. #IniSinetronApaSih
#SalahNyuk
Oke, ulang ya.
Pagi ini cuacanya bersahabat
banget. Matahari masih tersipu malu-malu di balik awan, Gue juga masih tersipu malu-malu
di balik selimut. Gue jadi mikir : “Gue
sama matahari masih sama-sama tersipu, jangan-jangan kita jodoh.” #AhSalahLagi
Ulang lagi.
Intinya, pagi-pagi gue bangun
tidur, buka mata, langsung ngulet bentar, habis itu ngepompong, trus
ngupu-ngupu (jujur, gue juga ngga ngerti artinya apaan). Sembari ngumpulin
nyawa yang berceceran, gue inget-inget
apa jadwal gue hari ini. Maklum, sebagai pengangguran professional gue harus
bener-bener menata jadwal gue. Gue harus bisa mengatur kegiatan apa aja yang
harus gue lakuin dalam sehari. Gue harus mengatur jam berapa gue bangun, jam
berapa gue boker, trus jam berapa gue harus ngupil, trus jam berapa gue harus
ngerasa pilu karena belum punya pasangan, dll.
Akhirnya gue inget, hari ini gue
harus memperpanjang SIM yang udah mau habis masa berlakunya. Sebenernya masih
lama sih habisnya, tapi ngga apa-apa deh, gue sebagai warga Negara yang baik,
harus ngasih teladan.
BO’OONG ding, masa berlakunya habis besok, jadi mau ngga mau hari ini harus diperpanjang. Lagian, gue emang udah nyiapin waktu hari ini khusus buat perpanjang SIM, ditengah kesibukan gue di hari-hari lain (boker, ngupil, pilu, dll).
BO’OONG ding, masa berlakunya habis besok, jadi mau ngga mau hari ini harus diperpanjang. Lagian, gue emang udah nyiapin waktu hari ini khusus buat perpanjang SIM, ditengah kesibukan gue di hari-hari lain (boker, ngupil, pilu, dll).
Sebelumnya gue pernah dikasih
tahu, bagi warga Jogja yang mau memperpanjang SIM, Satlantas Polda DIY membuka
fasilitas SIM Corner di Ambarukmo Plaza, Yogyakarta. SIM Corner ini bisa jadi
tempat alternatif selain di Polres masing-masing untuk proses perpanjangan SIM
bagi warga seluruh Kabupaten di DIY,. Gue juga sempet nyari-nyari informasinya
di internet, dan gue memutuskan untuk melakukan perpanjangan di SIM Corner
Amplaz ini. Yah, itung-itung nyoba, sekalian cuci mata, siapa tahu dapet
gebetan. #Jomblo #Harus #Tetap #Berusaha.
Singkat cerita, gue mandi, tidak
lupa nyabun (BENERAN!! MANDINYA BENERAN PAKE SABUN!!!), trus siap-siap.
Berdasarkan info yang gue dapet, SIM Corner Amplaz buka pukul 10.00 WIB. Jadi,
sekitar jam 09.45 gue berangkat dari rumah. Jarak rumah gue ke Amplaz lumayan
jauh, tapi tetep gue bela-belain demi ngeliat cewek-cewek cantik
diperpanjangnya SIM gue. Gue sampai Amplaz sekitar jam 10.10, masuk parkiran di
basement, trus masuk ke Mall-nya langsung nyari lokasi SIM Corner berada.
SIM Corner ini letaknya di lantai
2. Kalau naik dari eskalator paling utara, setelah sampai di lantai 2 (Centro),
belok kanan trus mentok, terus belok ke kanan sedikit, tempatnya di pojokan. Waktu
hampir sampai di lokasi, gue liat jam di Hape gue menunjukkan pukul 10.13. “Ah,
pasti masih agak sepi nih” pikir gue. Ternyata, pas gue sampai, gue mlongo.
“Buset, ini orang-orang semalem pada nginep di sini ya?!”.
Di situ udah ada sekitar 50
orang, sebagian duduk, tapi ada yang berdiri. Mereka sedang mendengarkan salah
seorang Pak Polisi menjelaskan prosedurnya. Begitu gue dateng, tiba-tiba Pak
Polisi berhenti menjelaskan, lalu langsung melangkah menuju mejanya.
Orang-orang juga langsung pada menyebar, yang tadinya berdiri, langsung duduk
di kursi yang disediakan di deket tempat itu. “Astaughfirullah, apa salah
Onies, Ya Allah?! Sampai-sampai mereka melakukan itu semua?! Apa?! Ha?! Apa?!”
Setelah gue selidiki, ternyata
emang Pak Polisi tadi udah selesai menjelaskan prosedurnya, sih. Emang dasanya gue telat.
“Maafkan Onies sudah berburuk
sangka, Ya Allah.”
Karena gue bingung apa yang harus
dilakukan, gue tanya sama mas-mas yang kebetulan lagi duduk di deket gue
berdiri.
“Mas, kamu malem minggu ada
acara ngga? Jalan Yuk!!”
Laaaah, salah nyeet!!! Bukan..
Bukan gitu.. Ulang..
“Mas, ini tadi gimana prosedurnya
ya? Syarat-syaratnya apa aja?”
Lalu akhirnya si mas-mas ini
jelasin ke gue. Kalau mau memperpanjang SIM, pertama-tama harus daftar dulu.
Sebelumnya siapin dulu syarat-syaratnya :
1. 1. SIM
Asli.
2. 2. KTP
Asli.
3. 3. Fotocopy
SIM dan KTP masing-masing 1 lembar.
4. 4. Surat
Keterangan Kesehatan (Bisa diperoleh di SIM Corner itu juga).
Langkah pertama, masukkan berkas
fotocopy SIM dan KTP ke daftar antrian. Kemudian tunggu, nanti akan dipanggil.
Setelah dipanggil, akan dikasih formulir untuk diisi. Setelah formulir diisi
lengkap, masukkan formulir ke antrian untuk cek kesehatan (Biaya cek kesehatan
Rp.30.000). Setelah cek kesehatan, maka semua berkas persyaratan telah lengkap.
Semua berkas tersebut lalu dibawa
ke bagian pembayaran. Karena namanya bagian pembayaran, maka kita disini untuk
apaaaa? Yak betul, tentu saja untuk bayar. Biaya administrasi untuk
perpanjangan SIM A adalah sebesar Rp. 80.000 sedangkan untuk SIM C sebesar Rp.
75.000. Setelah proses pembayaran selesai, maka akan didapatkan nomer antrian
untuk foto. Yaak, kita ngantri lagi -___-
Sebenernya prosesnya lumayan
cepet (Isi Formulir ±5 menit, cek kesehatan ngga ada 5 menit, bayar
administrasi juga ngga ada 5 menit), yang bikin lama adalah waktu ngantrinya,
Ya tentu karena ini tergantung seberapa banyak orang yang ngantri pada hari
itu. Nah, karena hari ini hari keberuntungan gue, dari sekitar 50 orang tadi,
gue dapet nomer antrian 43!!
HAHAHAHAKAMPRETHAHAHAHA.
Enaknya di SIM Corner ini, karena
letaknya di dalam Mall, jadi sewaktu nunggu bisa sambil jalan-jalan dulu. Gue
sempet ke Gramed dan beli beberapa buku. Lumayan lah, walaupun ngga dapet
gebetan tapi dapet bahan bacaan (sexy banget ngga gue? Cuma sayang masih jomblo
sih). Gue juga sempet ngobrol panjang sama beberapa orang yang juga lagi nunggu
antrian.
Akhirnya, sekitar jam 1 siang
baru giliran gue dipanggil buat foto. Gue siap-siap, setelah yakin gue ganteng (di sana
disediakan cermin sama sisir, ini emang bapak-bapak Polisi bener-bener
pengertian), maka gue lansung foto, disertai dengan tanda tangan dan sidik jari. Setelah itu pak
polisi bilang kalau ada biaya tambahan Rp. 5.000 buat dompet SIM. Gue udah
siapin duitnya soalnya tadi udah dikasih tahu sama seorang bapak-bapak waktu
ngobrol. Gue bayar, trus setelah SIM udah selesai diprint, SIM dikasih ke gue trus gue bisa pulang.
Kalau gue buat rangkuman,
prosedur untuk memperpanjang SIM di SIM Corner Amplaz Yogyakarta, adalah sebagai
berikut :
Siapkan berkas persyaratannya
-> antri pendaftaran -> dikasih formulir -> isi formulir -> antri
cek kesehatan -> cek kesehatan -> bayar biaya administrasi -> antri
foto -> foto -> SIM Selesai -> pulang
Biaya yang dipake buat
perpanjangan SIM :
Cek kesehatan Rp. 30.000, Biaya
administrasi ( SIM A Rp. 80.000, SIM C Rp. 75.000), terakhir biaya ganti dompet
SIM Rp. 5.000.
Nah, demikian informasi dari gue
buat yang pengen memperpanjang SIM, tentu saja diselingi cerita yang ngga
penting dari gue. Silahkan abaikan cerita ngga penting itu, serap saja
informasi yang penting. Agar lebih memudahkan, bagian-bagian informasi
yang penting udah gue Bold yaa.
Eh iya, kalau mau
memperpanjang SIM di sini, mending dateng sebelum jam 10, biar bisa
dapet antrian lebih awal, dan jangan dateng terlalu siang, jangan dateng
jam 12 ke atas gitu, DATENG TELAT 15 MENIT AJA DAPET ANTRIAN NOMER 43!!
GIMANA YANG JAM 12?! HAH?!
"Maaf Ya Allah, hamba khilaf, hamba emosi."
Oke, jadi, silahkan bagi yang mau
memanfaatkan fasilitas SIM Corner Amplaz, bisa dicoba langsung kesana. Tapi
inget, SIM Corner Amplaz hanya melayani perpanjangan SIM, kalau mau
memperpanjang yang lain, silahkan hubungi mak erot.
Sekian dan terima sayang.

0 comments:
Posting Komentar